Pages

Sunday, 28 October 2012

Kini Telah Hadir Windows 8

SINGAPURA, KOMPAS.com - Sistem operasi terbaru dari Microsoft, yakni Windows 8, kini sudah dapat dinikmati secara resmi. Pengguna dapat mengunduhnya langsung dari internet.
Presiden Direktur Microsoft Indonesia Andreas Diantoro mengatakan, sistem operasi (OS) tersebut dapat diperoleh melalui situs web www.windowsupgradeoffer.com.
Tawaran download dibuka bersamaan dengan peluncuran Windows 8 yang dilakukan secara serentak pada Jumat (26/10/2012). Khusus di Asia, pengumuman peluncuran Windows 8 ini dilakukan di Singapura, Kamis (25/10/2012).
Andreas mengatakan, instalasi Windows 8 ini dapat dilakukan dengan cara bermigrasi dari OS versi sebelumnya ataupun instalasi tunggal dari perangkat non-OS. Migrasi OS yang dibeli sebelum Juni 2012 dikenai harga 39,99 dollar AS. Ini berlaku untuk migrasi dari semua versi Windows sebelumnya menjadi Windows 8 Pro.
Adapun migrasi untuk OS yang dibeli mulai Juli 2012 dikenai harga 15 dollar AS. Tawaran ini berlaku hingga 31 Januari 2013.
"Untuk Windows 8 Pro versi retail, yang dilengkapi DVD dan petunjuknya, dijual dengan harga 69,99 dollar AS," kata Andreas.
Sistem operasi Windows 8, yang dibuat untuk komputer desktop dan tablet PC, terdiri dari tiga varian, yakni Windows 8, Windows 8 Pro, dan Windows RT.
Windows 8 dan Windows 8 Pro tidak dilengkapi dengan aplikasi Microsoft Office dan ditujukan untuk perangkat dengan prosesor berarsitektur x86 dan x64. Adapun Windows RT sudah dilengkapi dengan aplikasi Microsoft Office (Word, Excel, PowerPoint, dan OneNote, tanpa Outlook) dan sudah dibundel (pre-installed) bersama komputer atau tablet berarsitektur prosesor ARM.
Sementara itu, Andreas juga menyatakan bahwa Microsoft akan menghentikan dukungan dan pembaruan terhadap Windows XP pada April 2014. Situs Wikipedia menyebutkan, OS yang telah berumur 11 tahun tersebut akan "dipensiunkan" pada 8 April 2014.
Menurut Andreas, hingga kini pengguna Windows XP masih cukup banyak. Dari 1,2 miliar pengguna Windows di dunia, sekitar 45 persen di antaranya masih menggunakan Windows XP. Microsoft menyediakan kesempatan upgrade kepada pengguna Windows versi XP, Vista, maupun Windows 7 ke versi Windows 8 Pro.
Editor :
Wicaksono Surya Hidayat



3 (Tiga) JENIS UNTUK WINDOWS 8 

KOMPAS.com - Microsoft telah meluncurkan secara resmi sistem operasi Windows 8, pada Jumat (26/10/2012).

Tak seperti Windows versi sebelumnya yang memiliki banyak versi, Windows 8 hanya punya tiga versi.

Tiga versi tersebut adalah Windows 8, Windows 8 Pro, dan Windows RT. Apa perbedaan antara ketiga versi ini?



Perbedaan antara Windows 8 dan Windows 8 Pro tidak terlalu banyak bila dibanding perbedaan kedua versi itu dengan Windows RT.

Meski tampilan dari luar sama persis, namun Windows 8 dan Windows RT mempunyai perbedaan yang cukup menyolok.

Perbedaan yang paling mendasar adalah platform hardware yang didukung oleh tiap versi. Windows RT hanya dapat dijalankan di atas perangkat dengan prosesor berbasis ARM. Windows RT tidak dapat di-install di perangkat dengan prosesor x86 dan x64.

Sebaliknya, Windows 8 hanya dapat dijalankan di perangkat dengan prosesor x86/x64 dan tidak bisa di perangkat berbasis ARM.

Perbedaan lainnya, di Windows RT sudah disertakan aplikasi Microsoft Office Home and Student 2013 (Word, Excel, PowerPoint, dan OneNote).

Dengan adanya aplikasi ini, pengguna perangkat Windows RT tak perlu membeli lagi paket aplikasi perkantoran tersebut. Untuk Windows 8, penggunanya harus merogoh kocek cukup dalam untuk membeli aplikasi Office tersebut.

Meski demikian, Windows RT memiliki kekurangan yang cukup "fatal". Aplikasi-aplikasi desktop lama dari Windows versi sebelumnya, tidak dapat digunakan di Windows RT. Pengguna Windows RT hanya dapat menggunakan aplikasi (baru) yang tersedia di Windows Store, yang jumlahnya belum terlalu banyak.

Sebaliknya, pengguna Windows 8 dan 8 Pro dapat menikmati ribuan aplikasi, baik aplikasi desktop lama maupun yang terdapat di Windows Store.

Perbedaan lain antara keduanya, dapat dilihat di tabel yang disediakan Microsoft, di bawah ini.
Editor :
Wicaksono Surya Hidayat

Reaksi: